Blog

Image

Apa itu Cabin fever? dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

April 29th, 2020

sfidnfits.com - Akhir-akhir ini, media sosial ramai membincangkan suatu istilah baru, yaitu cabin fever. Namun, apa sih sebenarnya cabin fever itu? Cabin fever adalah suatu kondisi di mana seseorang merasakan reaksi tertentu saat harus terkurung dalam sebuah ruangan ataupun gedung selama beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan. Di Indonesia sendiri, pemerintah menganjurkan kita untuk melakukan beragam kegiatan di rumah saja guna memutus rantai penyebaran pandemi COVID-19. Mereka yang mentaati anjuran ini memiliki risiko cabin fever yang tinggi tanpa mereka sadari sendiri.

 

Di kutip dari Very Well Mind, gejala yang ditimbulkan oleh tubuh karena cabin fever ini biasanya adalah rasa gelisah, depresi, sedih, tidak sabar, terganggunya konsentrasi, semangat yang menurun, rasa lapar yang tinggi, sering tidur, sulit bangun dari kasur, berat badan yang berubah, putus asa, hingga tidak memiliki kemampuan dalam mengontrol rasa stress. Meskipun cabin fever bukan termasuk masalah psikologis, namun tetap saja sangat perlu untuk diatasi. Jika dibiarkan, maka akan membahayakan diri sendiri dan orang sekitar. Di lansir langsung dari website helathline.com, beberapa cara ini sangat efektif dalam mengatasi masalah cabin fever.

 

1. Melakukan Kegiatan Luar Halaman Rumah Sejenak

 

Jika Anda merasakan gejala cabin fever karena terlalu lama berdiam diri di dalam rumah, maka tidak ada salahnya untuk bersantai atau melakukan beberapa kegiatan sejenak di luar. Namun, bukan berarti harus jalan-jalan di luar, tapi di halaman rumah. Penelitian mengungkapkan fakta bahwa menghabiskan waktu di luar rumah atau di alam mampu meningkatkan kesehatan mental seseorang. Selain itu, kegiatan ini juga bisa meningkatkan mood, meringankan gejala stress, hingga meningkatkan perasaan.

 

Pilihan lainnya adalah dengan membuka jendela rumah agar sirkulasi udara di dalam rumah bisa bekerja dengan baik, meletakan makanan burung atau kucing di luar rumah agar ada burung atau kucing yang mampir agar suasana rumah tidak teralu sepi, Anda juga bisa membeli tanaman hias dan diletakan pada halaman rumah, atau spot dalam rumah yang sering Anda lewati.

 

2. Jagalah Kehidupan Sosial Anda

 

Meskipun Anda tidak bisa keluar rumah dan bertemu dengan teman-teman Anda secara langsung, tapi Anda masih bisa mempertahankan kehidupan sosial dengan berbagai media komunikasi online, seperti menggunakan fitur video call atau telepon biasa sebagai ajang interaksi dan mengetahui kabar kesehatan teman-teman Anda.

 

3. Cobalah Untuk Lebih Kreatif

 

Jika beberapa bulan kemarin Anda terlalu sibuk dengan kegiatan di luar, mungkin sekarang saatnya bagi Anda untuk meningkatkan jiwa kreatifitas Anda. Jika selama ini Anda ingin mencoba resep menu makanan yang baru, ingin melukis, bermusik, merajut, dll, maka sekaranglah saatnya bagi Anda untuk merealisasikan keinganan tersebut.

 



4. Olahraga di Dalam Rumah

 

Berbagai penelitian telah berhasil membuktikan bahwa olahraga mampu menurunkan berbagai hormon stress, seperti hormon kortisol. Selain itu, otak akan melepaskan hormon endorfin guna meningkatkan mood dan membuat Anda lebih bahagia ketika sedang berolahrga. Olahraga di dalam rumah pun tidak masalah, karena ada banyak jenis olahraga yang bisa Anda lakukan walau di dalam rumah. Beberapa diantaranya sudah pernah kami bahas pada artikel sebelumnya. Anda hanya harus menyesuaikan kemampuan tubuh Anda dengan jenis olahraga yang akan dipilih.


Itulah beberapa cara efektif dalam mengatasi abin fever. Disarankan agar Anda bisa memilih salah satu dari cara di atas agar gejala cabin fever tidak semakin meningkat. Terima kasih, semoga berguna.