Blog

Image

Mengenal Penjelasan, Karakter, dan Kelebihan Bahan Nilon

June 24th, 2020

sfidnfits.comNilon adalah salah satu keluarga sintetik yang ditemukan oleh Wallace Carothers pada tahun 1935 di DuPont. Pada mulanya, produk yang diciptakan dengan bahan dasar nilon adalah sikat gigi berbulu nilon. Beberapa tahun kemudian, nilon mulai dikembangkan lagi hingga membentuk stoking wanita di tahun 1940-an dengan kepadatan 1,15 g/cm³.

 

Penjelasan Bahan Nilon

 

Bahan Nilon adalah salah satu jenis bahan yang berasal dari produk minyak bumi. Nilon bisa dikombinasi dengan bahan lain, seperti bahan katun, guna menciptakan bahan kombinasi. Bahan yang dibuat dengan campuran nilon dan katun mampu menghasilkan suatu bahan yang kuat, ulet, dan awet.

 

Pembuatan Bahan Nilon

 

Nilon dibuat dari suatu rangkaian unit yang memiliki keterkaitan dengan jenis amida atau sering juga disebut dengan poliamida. Bahan nilon merupakan jenis bahan polimer pertama yang sukses dijual di pasaran. Selain itu, bahan sintetik di dalamnya juga merupakan bahan pertama yang dibuat dari bahan anorganik, yaitu minyak bumi. Berbagai elemen tersebut terbentuk menjadi monomer dengan bobot molekuler yang rendah, selanjutnya direaksikan guna membentuk suatu rantai polimer yang panjang.

 

Karakteristik Bahan Nilon

 

Karakteristik utama dari bahan nilon adalah ringan dan kuat. Serat riasan pada bahan nilon tidak menyerap air dan halus, sehingga cairan yang dikonstruksi dengan serat ini bisa cepat mengering. Bahan nilon juga mampu menahan kotoran dengan baik dan tahan akan bakteri keringat ataupun bahan kimia dari proses pencucian baju. Namun, serat nilon konon bisa dengan mudah mencair bila ditempatkan pada temperatur yang tinggi. Untuk itu, Anda harus berhati-hati dalam menyetrika bahan atau pakaian berbahan nilon.

 

Nilon 6,6

 

Salah satu bentuk nilon yang paling banyak diproduksi adalah nilon 6,6. Bentuk variasi dari nilon 6,6 terdiri dari heksametilena diamina, 6 atom karbon, dan asam adipat. Selain itu, nilon 6,6 juga memiliki karakteristik yang tahan terhadap paparan sinar matahari, titik lebur yang tinggi, warna yang sangat baik, hingga ketahanan abrasi yang tinggi.

 

Nilon 6

 

Bentuk lain yang sangat umum diproduk pada nilon adalah nilon 6. Bahan nilon 6 sangat mudah untuk diwarnai, memiliki tingkat ketahanan benturan yang tinggi, dan mampu menyerap kelembaban dengan cepat. Selain itu, nilon 6 juga memiliki tingkat elastisitas yang tinggi.

 

Keunggulan Bahan Nilon

  1. Ringan, kuat dan elastis.
  2. Tahan lama dan cepat kering ketika terkena keringat, atau di cuci.
  3. Bentuk tidak mudah berubah, mudah dicuci, dan tidak mudah robek.
  4. Tahan terhadap air, tahan terhadap panas, dapat digunakan sebagai bahan pembuatan payung.
  5. Tahan terhadap kutu, serangga, dan jamur.

 

Kekurangan Kain Nilon

  1. Tidak mudah menyerap air terutama pada keringat, sehingga ketika dipakai akan serasa panas.
  2. Sulit didaur ulang.
  3. Mudah terdegradasi oleh sinar ultraviolet.
  4. Jika terlalu lama terkena sinar matahari warna dapat berubah

 

Monomer Nilon

 

Perlu di ketahui bahwa polimer tersusun dari dua macam atau lebih monomer, seperti nilon 6,6 (heksametilendiamina+asam adipat), dakron (asam tereftalat + etilena glikol), SBR (stirena + butadiena), dan ABS (akrilonitril + butadiena + stirena).

 



Sifat Polimer

 

1. Panjang Rantai Polimer

Semakin panjang rantai polimer, maka akan semakin kuat polimer tersebut. Selain itu, titik leleh senyawanya juga akan semakin tinggi dibanding sebelumnya.

 

2. Gaya Antar Molekul

Besarnya gaya molekul pada rantai polimer akan berbanding lurus pada tingkat ketahanannya terhadap panas, atau dengan kata lain menjadi sulit meleleh.

 

3. Cabang Rantai Polimer

Rantai polimer yang bercabang memilki daya tegang rendah yang banyak serta menjadi lebih mudah terbakar.

 

4. Ikatan Silang Antar Rantai Polimer

Banyaknya ikatan silang antar rantai polimer akan meningkatkan sifat kaku dan rapuh pada polimer, sehingga menjadi lebih mudah patah. Hal tersebut terjadi karena ikatan silang antar rantai polimer akan membentuk jaringan yang kaku dan menyusun suatu bahan yang keras.

 

Itulah berbagai penjelasan, karakter, dan kelebihan bahan nilon. Semoga mampu menambah wawasan Anda terkait berbagai jenis bahan. Terima kasih.

 

Referensi:

  1. https://polymerdatabase.com/Fibers/Nylon.html
  2. https://www.textileschool.com/191/nylon-fiber-and-characteristics/
  3. https://textilelearner.blogspot.com/2011/08/nylon-fiber-nylon-fiber-production_6866.html
  4. https://sciencing.com/nylon-8618074.html
  5. https://sewport.com/fabrics-directory/nylon-fabric