Blog

Image

10 Manfaat Yoga bagi Tubuh dan Kesehatan Mental

October 5th, 2020

sfidnfits.com - Awalnya, yoga adalah tradisi kuno yang ditemukan sekitar 5.000 tahun lalu. Sejak masa itu, penggiat yoga disebut sebagai yogi. Istilah yoga diambil dari kata Sanskerta “yuji”, berarti penyatuan. Latihan yoga pada mulanya ditujukan untuk menyatukan kesadaran diri. Artinya, yoga menyambung keselarasan antara pikiran dan tubuh. 

Seiring berkembangnya zaman, kini yoga populer sebagai olahraga masyarakat perkotaan. Beragam gerakan yoga telah dimodifikasi dan dikembangkan sedemikan rupa. Di kota-kota besar, seperti Jakarta, yoga telah menjadi olahraga ringan yang efektif menjaga kesehatan tubuh dan mental. Oleh sebab itu, tak jarang tempat fitness maupun gym kini menawarkan kelas yoga, baik kelas yoga untuk pemula maupun level lanjutan. 

Dilihat secara singkat, yoga mudah dilakukan, namun nyatanya yoga membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. Meskipun demikian, tidak ada salahnya, jika Anda ingin mencoba yoga karena olahraga ini memiliki beragam manfaat. Berikut 13 manfaat yoga yang telah SFIDNFITS rangkum. 

Manfaat Yoga untuk Kesehatan Mental dan Tubuh 



1. Meredakan Tingkat Kecemasan 

Sejak kehadirannya, yoga dipercaya sebagai cara untuk meningkatkan ketenangan. Hal itu juga dibuktikan dari beberapa penelitian ilmiah yang telah dilaksanakan. Ada cukup banyak penelitian yang menunjukkan bahwa yoga bisa membantu mengurangi kecemasan. 

Dalam sebuah penelitian berjudul Effects of yoga on depression and anxiety of women, 34 wanita yang didiagnosis dengan gangguan kecemasan berpartisipasi dalam kelas yoga dua kali seminggu selama dua bulan. Di akhir penelitian, mereka yang berlatih yoga memiliki tingkat kecemasan lebih rendah secara signifikan. 

Di tengah padatnya aktivitas dan mobilitas yang tinggi, masyarakat ibu kota juga seringkali memilih yoga untuk meningkatkan ketenangan. Dengan kata lain, banyak orang mulai berlatih yoga sebagai solusi mengatasi perasaan cemas.


2. Mampu Mengurangi Stres

Yoga dikenal mampu merelaksasi pikiran dan tubuh manusia. Hal itu sejalan dengan beberapa penelitian yang menyatakan bahwa yoga dapat menurunkan sekresi kortisol atau hormon stres utama pada manusia. 

Saat manusia menghadapi stres, terdapat ketidakseimbangan di area otak. Gerakan-gerakan yoga mampu menurunkan stres karena memperbaiki ketidakseimbangan tersebut. 




3. Mampu Melawan Depresi 

Yoga mempunyai efek antidepresan dan dapat mengurangi gejala depresi. Hal itu dapat terjadi karena yoga mampu menurunkan kadar kortisol yang memengaruhi kadar serotonin dan neurotransmitter yang sering dikaitkan dengan depresi. 

Ada beragam teknik yoga yang teruji mampu meminimalisir depresi, di antaranya teknik yoga marjayasana atau pose kucing, adho mukha savasana, dan balasana. Anda bisa praktikkan gerakan yoga tersebut untuk melawan depresi.


4. Mampu Mengurangi Nyeri Kronis

Nyeri kronis adalah permasalahan yang sering dihadapi jutaan orang, termasuk orang-orang dengan produktivitas tinggi. Ada beragam penyebab dari nyeri kronis, mulai dari cedera hingga artritis.

Penelitian pada tahun 2005, menunjukkan bahwa yoga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan fungsi fisik pada penderita osteoartritis lutut. Oleh karena itu, yoga dapat dijadikan sebagai latihan harian jika Anda sering menderita nyeri kronis. 


5. Meningkatkan Kesehatan Jantung 

Jantung adalah organ vital manusia. Hal itu disebabkan organ tersebut mempunyai aktivitas yang aktif dalam tubuh manusia, mulai dari memompa darah ke seluruh tubuh hingga memasok jaringan dengan nutrisi penting. Oleh karena itu, Kesehatan jantung wajib diperhatikan dengan baik. 

Yoga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa peserta yoga berusia di atas usia 40 tahun yang berlatih selama lima tahun memiliki tekanan dan denyut nadi yang lebih rendah dibandingkan orang lain seusianya. Tekanan darah yang rendah akan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.  Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa yoga efektif untuk dilakukan manusia dari usia produktif hingga lansia. 


6. Dapat Mengurangi Peradangan

Selain dapat meningkatkan Kesehatan mental dan memfokuskan pikiran, yoga juga dapat mengurangi peradangan. Peradangan adalah respons kekebalan normal. Namun, peradangan kronis lebih sering terjadi pada penderita penyakit pro-inflamasi, seperti jantung, diabetes, dan kanker. 

Ada beragam gerakan yoga yang dapat meminimalisir perdangan. Beberapa di antaranya adalah gerakan trikonasana atau pose segitiga, veerasana, gomukhasana, dan vrikshana. Anda bisa mencoba salah satu teknik yoga tersebut jika mengalami peradangan. 


7. Mampu Meningkatkan Pernapasan 

Pranayama, atau pernapasan yoga, adalah latihan yoga yang berfokus pada pengendalian napas melalui teknik pernapasan. Sebagian besar jenis yoga menggabungkan latihan pernapasan dan beberapa penelitian menemukan bahwa manfaat yoga adalah meningkatkan pernapasan.

Berdasarkan penelitian, yoga terbukti mampu memperbaiki gejala dan fungsi paru-paru pada pasien asma. Dengan gerakan yang beragam, yoga akan membantu melatih pernapasan.


8. Mampu Meringankan Migrain

Migrain adalah sakit yang terjadi pada satu sisi kepala. Umumnya, migrain dapat diatasi dengan obat-obatan maupun secara alami. Namun, banyak riset yang telah menunjukkan bahwa yoga bisa menjadi terapi tambahan untuk mengurangi frekuensi migrain. 

Yoga dapat membantu merangsang saraf vagus yang telah terbukti efektif dalam meredakan migrain pada manusia. 


9. Dapat Meningkatkan Kekuatan

Yoga bagus untuk dilakukan karena bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan. Untuk masyarakat ibu kota yang padat dengan aktivitas, yoga adalah pilihan tepat. Ada gerakan yoga tertentu yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan dan membentuk otot. 

Telah teruji penelitian, yoga selama 12 minggu dapat meningkatkan daya tahan, kekuatan, dan fleksibilitas tubuh.  Berdasarkan temuan ini, berlatih yoga dapat menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh, terutama bila dikombinasikan dengan olahraga rutin.


10. Mendorong Pola Makan Sehat 

Yoga dapat membantu mengurangi gejala gangguan makan, mulai dari sulit konsumsi makanan hingga makan berlebihan. Yoga mampu mengendalikan hal tersebut. 

Dengan gerakan yoga, Anda dapat membangun pola makan yang sehat, peningkatan aktivitas fisik dan sedikit penurunan berat badan. Anda bisa mempraktikkan kesadaran melalui yoga dan membantu menciptakan kebiasaan makan sehat. 


_