Blog

Info
Image

Siapa Sangka, Ternyata Tempat Wisata ini Punya Cerita yang Pilu dan Menyeramkan

October 1st, 2019

sfidnfits.com - Pada umumnya, tempat wisata memang seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan dan menggembirakan. Tapi siapa sangka, ternyata ada beberapa tempat wisata yang dulunya pernah di jadikan tempat pembantaian. Di balik kecantikannya, beberapa tempat wisata ini bahkan mempunyai cerita misteri dan sejarah yang membuat bulu kuduk merinding. Berikut ini beberapa tempat wisata tersebut.


1. Gua Jomblang, Yogyakarta


Gua Jomblang adalah salah satu gua berbentuk vertikal yang sangat terkenal di kalangan para pelancong. Tempatnya berada tepat di Semanu, kabupaten Gunung Kidul, D.I Yogyakarta. Gua ini mampu menyajikan indahnya sinar matahari yang menerobos dari sela-sela gua yang disebut dengan “cahaya surga”

Tapi dibalik kecantikan cahaya tersebut, ternyata goa ini pernah menjadi tempat pembantaian massal, lebih tepatnya tempat pembantaian ratusan masyarakat yang dituduh sebagai anggota Partai Komunis Indonesia atau PKI. Ratusan masyarakat yang dituduh tersebut dibariskan di pinggir mulut gua dengan posisi tangan yang terikat antara satu dengan yang lainnya. Jadi, saat satu orang di bagian depan ditembak dan jatuh ke dalam goa, maka seluruh orang yang terikat akan ikut jatuh dan tewas secara mengenaskan.


2. Museum Fatahillah, Jakarta


Sebagian besar masyarakat sekitar Jakarta pasti mengenal Museum Fathahillah yang berada di kawasan Kota Tua (Kotu), Jakarta Barat. Tempat ini sering menjadi tempat berkumpulnya para anak muda dan menjadi tempat wisata yang asik untuk keluarga.

Namun sebelum menjadi tempat wisata, Museum Fatahillah adalah tempat tahanan dan saksi bisu eksekusi manusia. Pada tahun 1740 an, Adriaan Valckenier yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Hindia Belanda pernah pernah memberikan perintah pada ribuan orang Tionghoa untuk berbaris rapih di depan Museum Fatahillah. Setelah itu, ribuan orang Tionghoa tersebut di eksekusi oleh para algojo secara sadis. Peristiwa ini sering disebut sebagai peristiwa Geger Pecinan.


3. Pulau Nusa Barong, Jember


Pulau yang terkenal dengan keindahan dan alaminya ini terletak di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger,  Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pantai ini memiliki pasir yang putih dan bersih, dengan dikelilingi hutan hijau dan lautnya yang berwarna biru kehijauan. Dibalik ke eksotisannya itu, tempat wisata ini ternyata menyimpan sejarah yang cukup memilukan.

Pada jaman dahulu, Pulau Nusa Barong ini masuk dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Blambangan. Di sekitar tahun 1777, terjadi bentuk peperangan yang di lakukan Kerajaan Blambangan melawan Pemerintahan Belanda sehingga menewaskan banyak orang. Setelah itu, para penduduk sekitar dilarang tinggal di wilayah ini. Lalu pada tahun 1920, Pulau Nusa Barong resmi dijadikan daerah cagar alam.


4. Hutan Jati Petak 45F, Kendal


Hutan ini berada tepat di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Hutan Jati Petak 45F di percaya oleh masyarakat sekitar sebagai tempat yang angker. Karena, di tahun 1965, hutan ini merupakan tempat pembantaian para anggota PKI. Menurut cerita sekitar, para anggota PKI tersebut di paksa untuk menggali lubang kuburannya sendiri, lalu kemudian ditembak dengan senjata api.


5. Goa Jepang, Bandung


Kita semua tahu bahwa Bandung memiliki wisata alam yang indah, dan salah satu lokasi wisata tersebut ternyata menyimpan sejarah yang menyedihkan. Tempat wisata tersebut adalah Gua Jepang yang berada di Taman Hutan Ir. Juanda, Dago Atas, Bandung. Goa ini dibangun pada tahun 1942, suasana di dalamnya tentu sangatlah gelap dan lembab.

Dahulu kala, lorong gua ini adalah tempat tewasnya ratusan pekerja paksa atau romusha. Mereka umumnya tewas pada saat proses pembangunan goa pertahanan ini yang dilakukan selama tiga tahun, dan tempat ini pula yang menewaskan ratusan prajurit Jepang yang di lakukan sekutu pada akhir tahun 1945.


6. Pulau Kumala, Tenggarong


Tempat wisata yang sangat Instagramable dan ramai dikunjungi wisatawan ini berada di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pulau Kumala memiliki luas 76 hektar dengan beberapa titik wisata yang mampu memanjakan para pelancong untuk berfoto-foto.

Sebelum tahun 2000, pulau ini adalah pulau tidak berpenghuni dan tidak terjamah manusia sehingga pulau ini dipercaya menjadi sarang makhluk halus. Banyak masyarakat ataupun pelancong yang diganggu dengan berbagai penampakan makhluk halus seperti genderuwo ataupun wanita cantik berwajah pucat yang hilang saat didekati.


7. Lawang Sewu, Semarang


Sebagian besar masyarakat pulau jawa pasti mengetahui Gedung Lawang Sewu. Gedung yang berdiri megah dengan cat berwarna putih ini adalah salah satu ciri khasnya kota Semarang. Gedung Lawang Sewu tercatat di bangun pada tahun 1904. Gedung ini dulunya digunakan sebagai kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS.

Saat masa penjajahan Jepang, gedung ini dijadikan sebagai penjara bahwa tanah untuk menahan dan menyiksa para masyarakat pribumi. Lebih dari itu, Lawang Sewu juga pernah dijadikan sebagai pusat pertempuran antara pemerintahan Jepang melawan Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA). Para pemuda yang tewas lalu dikubur di halaman gedung Lawang Sewu. Pada tahun 1975, para mayat pahlawan dipindahkan di tempat pemakaman pahlawan. Guna memperingati gugurnya para pahlawan muda, pemerintah Kota Semarang membangun Tugu Muda di depan Lawang Sewu.

Jadi, tempat wisata manakah yang pernah Anda kunjungi? Dan apakah Anda sudah mendengar cerita ini sebelum mengunjungi tempat tersebut?