Blog

Info
Image

Ingin Naik Gunung, Persiapannya Apa Aja, Sih? Ini Jawabannya!

September 3rd, 2019

sfidnfits.com – Dewasa ini, rasanya sebagian besar anak milenial Indonesia memiliki hobi yang rata-rata hampir sama, yaitu naik gunung. Selain mampu menikmati peseona diatas gunung, naik gunung juga bisa dijadikan alternatif liburan, merelaksasi tubuh dari stress, dan membuat pikiran menjadi lebih bahagia. Walaupun kelihatannya gampang, nyatanya ada beberapa persiapan yang harus dilakukan dalam mendaki gunung. Persiapan ini harus diperhatikan jauh hari sebelum mendaki gunung agar bisa meminimalisir semua resiko yang bisa terjadi. Berikut persiapan dalam mendaki gunung:

Beberapa Hal yang Perlu Dipersiapkan Dalam Mendaki Gunung


1. Menentukan Lokasi Gunung dan Level Pendakiannya


Yang paling harus di ingat adalah tidak semua jalur di gunung itu sama. Kalau kamu memang baru pertama kali mendaki gunung, tahan nafsumu untuk ingin mencoba semua lokasi yang sulit di daki dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Jika kamu baru mendaki, disarankan untuk memilih lokasi dan tingkat kesulitan mendaki yang rendah atau sedang terlebih dahulu. Perhitungkan juga waktu yang kamu miliki untuk mendaki, apakah kamu memang sudah menyiapkan beberapa hari waktu kosong untuk sekedar mendaki gunung? Jika waktu yang kamu miliki terbatas, lebih baik memilih gunung yang masih bisa ditempuh dalam kurun waktu kurang dari satu hari. Jadi, kamu tidak memerlukan tenda, baju ganti, atau akomodasi lainnya.

2. Hiking Solo atau Berkelompok?


Kamu harus mencari jawaban ini sendiri. Untuk sebagian orang, hiking solo dinilai menjadi pelarian yang tepat dalam menggapai ketenangan dirinya. Disisi lain, hiking solo juga memiliki tingkat bahaya yang lebih tinggi. Untuk lebih amannya, ajaklah 2 atau 4 orang teman kamu untuk bisa mendaki bersama.

3. Cek Lokasi dan Cuaca Gunung


Mengetahui cuaca di lokasi gunung adalah hal terpenting lainnya, sehingga setiap persiapan dan rencana lainnya bisa dilakukan. Kamu bisa mengetahui kabar cuaca di gunung melalui internet atau menanyakan langsung ke pengawas gunung tentang cuaca yang terjadi pada hari itu. Jika para petugasnya memberikan informasi cuaca yang kurang baik atau buruk, sebaiknya urungkan niat kamu dulu.

4. Memberi Tahu Jadwal Perjalanan Ke Orang Terdekat


Sebelum pergi, kabari orang rumah, keluarga atau teman tentang jadwal perjalanan kamu, lokasi pendakian, dan siapa saja yang ikut turut serta bersama kamu. Kabar teman atau keluarga kamu terlebih dahulu sebelum benar-benar mendaki atau masih di kaki gunung. Luangkan sedikit waktu kamu mengenai rincian tentang gunung tersebut. Jadi, jika ada sesuatu yang tidak di inginkan, atau keluarga dan teman tidak menerima kabar kamu dalam kurun waktu tertentu, mereka bisa menghubungi pihak terkait.




5. Melakukan Persiapan Fisik


Kamu memerlukan fisik yang prima dalam mendaki gunung. Hal tersbut terjadi karena tubuh akan mampu membakar kalori dan energi yang sangat banyak selama mendaki dalam waktu 8 jam. Selain itu, persiapan fisik juga bisa digunakan untuk meminimalisir berbagai resiko tertentu, seperti hipotermia, mountain sickness, hingga edema paru. Seluruh resiko ini bisa terjadi pada siapa saja, baik yang sudah professional maupun pemula. Karena pada ketinggian 2000 mdpl, tubuh harus menyesuaikan diri dengan cepat terhadap kapasitas oksigen yang menipis serta suhu yang ekstrim.

Untuk itu, lakukan lah berbagai latihan sebelum mendaki gunung, seperti latihan keseimbangan, fleksibilitas, dan kekuatan otot kaki dan punggung. Beberapa olahraga juga mampu membantu kamu dalam meningkatkan kekuatan otot bahu yang nantinya akan berguna saat membawa tas carrier di atas 18 kg.

6. Memperhatikan Asupan Makanan


Jika rute mendaki gunung kamu cukup melelahkan, sarapan bubur ayam tidak akan mampu memberikan kamu cukup energi saat mendaki. Konsumsi makanan dan minuman sehari atau 2 hari sebelum mendaki juga akan mampu memberikan perbedaan tipis saat mendaki nanti. Asupan makanan memiliki peranan yang besar dalam persediaan energi yang akan tubuh gunakan saat mendaki, dan juga mampu menghindari kemungkinan cedera. Seorang pakar diet bernama Kate Scarlata yang dilansir dalam Boston Magazine mengatakan bahwa makanan yang ideal sebagai persiapan mendaki gunung adalah makanan yang tinggi karbohidrat dan juga protein. Jika kamu masih lapar dalam mengonsumsi makanan tersebut, kamu bisa gandakkan porsinya. Beberapa buah-buahan seperti jeruk dan pisang juga bisa dikonsumsi sebagai pengganti kadar kalium yang hilang saat mendaki. Penuhi juga kebutuhan cairan kamu minimal 2 liter cairan sebelum mendaki. Lalu minum juga 1 liter air putih atau minuman olahraga tepat sebelum kamu mendaki.

7. Bawa Barang yang Perlu Saja


Sebelum mendaki gunung, pastikan barang-barang ini sudah kamu persiapkan di dalam tas carrier kamu:

    1. Peta dan kompas atau GPS
    2. Kotak P3K
    3. Pisau serbaguna
    4. Tali
    5. Senter
    6. Korek api
    7. Alat Masak
    8. Alat Makan
    9. Persediaan makanan
    10. Tenda, matras dan kantung tidur
    11. Sepatu hiking
    12. Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi (simaksi), surat keterangan sehat, identitas diri, dan uang tunai secukupnya.

Terakhir yang perlu kamu persiapkan adalah pakaian yang sesuai untuk mendaki gunung. Jangan sampai kamu salah kostum dalam mendaki gunung, karena efeknya bisa langsung berimbas pada tubuh kamu. Saat mendaki, kenakanlah pakaian berbahan dasar poliester atau katun yang mampu menyerap keringat seperti Fits Threadarmor Natural yang menggunakan kombinasi bahan 50% poliester dan 50% Natural. Gunakan juga celana panjang untuk menghindari terkena ranting yang tajam. Jadi, sudah berapa persenkah persiapan kamu?