Blog

Image

Benarkah Malas Olahraga Lebih Berbahaya Dibanding Merokok?

November 30th, 2020

sfidnfits.com - Olahraga adalah aktivitas yang dilakukan dengan tujuan memelihara kesehatan tubuh. Telah banyak diyakini bahwa olahraga dapat membuat hidup lebih lama. Hal tersebut sejalan dengan penelitian berjudul Association of Cardiorespiratory Fitness with Long-term Mortality Among Adults Undergoing Exercise Treadmill Testing (2018) yang menemukan bahwa minimnya aktivitas fisik dapat berakibat fatal bagi kehidupan manusia. 

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet juga menemukan bahwa pada tahun 2008 sebanyak 5,3 juta kematian di seluruh dunia disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik. Sementara itu, dari hasil perbandingan, para peneliti menemukan bahwa sekitar 5 juta kematian terjadi karena merokok.

I-Min Lee, ScD, Epidemiologi dari Harvard School of Public Health mengungkapkan bahwa faktanya kurang berolahraga memberikan dampak negatif terhadap kesehatan dunia bahkan dampaknya sebanding dengan kematian akibat merokok. 

Beragam penyakit kronis dapat muncul akibat kurang berolahraga. Berikut 5 penyakit kronis yang cenderung disebabkan minimnya aktivitas fisik. 

Penyakit Kronis karena Malas Berolahraga




1. Menyebabkan Penyakit Jantung Koroner


Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh beberapa peneliti dari seluruh dunia, 6% kasus penyakit jantung koroner disebabkan dari kurangnya aktivitas. Hal itu diperoleh dari rata-rata jumlah data, yaitu 3.2% di Asia Tenggara dan 7.8% di wilayah Mediterania Timur. Kurangnya aktivitas dapat memperlambat, bahkan menyumbat pembuluh darah di jantung. 


2. Menimbulkan Risiko Diabetes Tipe 2


Diabetes tipe 2 adalah penyakit kronis yang berbahaya. Penyakit ini bisa datang menghampiri tubuh, jika Anda malas berolahraga. Berdasarkan beberapa penelitian, olahraga rutin dapat membantu Anda mengontrol gula darah. Dari data seluruh dunia yang dikumpulkan oleh para peneliti, 7% diabetes tipe 2 disebabkan dari minimnya aktivitas. 




3. Meningkatkan Risiko Kanker Payudara


Berdasarkan penelitian Sedentary behavior increases the risk of certain cancers (2014), malas berolahraga dapat meningkatkan risiko kanker, salah satunya adalah kanker payudara. Dari penelitian tersebut, perempuan dianjurkan untuk aktivitas fisik selama 30—60 menit per hari.


4. Menyebabkan Kanker Usus Besar 


Berdasarkan data seluruh dunia, 10% kanker usus besar disebabkan kurangnya aktivitas fisik. Studi telah membuktikan bahwa olahraga dapat mengurangi risiko usus besar terpapar karsinogen, yaitu senyawa penyebab kanker. Penelitian juga mengungkapkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan selama 30-60 menit sehari dapat mencegah risiko kanker usus besar 30—40%. 


5. Memperpendek Usia


Kurang berolahraga atau beraktivitas fisik terbukti dapat menyebabkan kematian dini. Berdasarkan data, 9% atau setara dengan 5,3 juta dari 57 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2008. 

Itulah beberapa dampak negatif yang terjadi karena malas berolahraga. Yuk, mulai hidup sehat dengan aktif berolahraga dan bergerak aktif. 


 Simak Video 5 Penyakit Kronis karena Malas Olahraga di Bawah Ini



Referensi


https://www.nhs.uk/news/lifestyle-and-exercise/lack-of-exercise-as-deadly-as-smoking/ 

Mandsager, Kyle, dkk. “Association of Cardiorespiratory Fitness With Long-term Mortality Among Adults Undergoing Exercise Treadmill Testing”. JAMA Netw Open, doi: 10.1001/jamanetworkopen.2018.3605.