Blog

Info
Image

Tips Memilih Sepatu Berdasarkan Jenis Olahraga

August 1st, 2019

sfidnfits.com – Semakin kesini, semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Beberapa dari kita mulai menjalani hidup sehat dengan berolahraga. Jenis olahraga yang bisa dilakukan pun beragam, mulai dari indoor maupun outdoor. Sebagai pemula yang baru menggeluti dunia olahraga, kita masih seringkali kebingungan dalam memilih aksesories yang tepat agar bisa memaksimalkan kegiatan. Tak terkecuali ketika memilih sepatu olahraga. Nah, berikut ini tips memilih sepatu olahraga jika dilihat dari jenis olahraganya. 


Sepatu Basket

 

Berdasarkan penggunaan di lapangan, sepatu basket dibedakan menjadi dua macam, yakni outdoor dan indoor. Perbedaan yang paling terlihat yakni pada penggunaan sol. Penggunaan karet sol yang lentur dan memiliki traction yang baik biasanya digunakan di lapangan kayu atau indoor. Namun, durabilitas dan performanya kurang baik jika digunakan di outdoor. Sementara, sepatu dengan karet outsole yang lebih keras, kaku, dan memiliki kepadatan yang lebih tebal, cenderung memiliki durabilitas yang lebih baik ketika digunakan di lapangan outdoor. 

Secara umum, sol sepatu basket cukup datar dan terbuat dari karet. Kebanyakan sol-nya lebih lebar dan memiliki pola herringbone yang berguna dalam stabilitas dan cengkraman saat mulai atau berhenti dari putaran cepat. Sol sepatu basket pun biasanya menawarkan penyerapan benturan maksimum dengan fleksibilitas sedang, dibandingkan dengan jenis sol sepatu atletik lainnya.


Sepatu Sepak Bola

 

Saat berolahraga sepak bola, kaki kita cenderung mendapatkan banyak tekanan, terutama saat bermain di permukaan keras seperti di rumput buatan. Maka dari itu, sepatu sepak bola yang baik tidak akan memberikan tekanan meski kaki telah berlatih cukup lama. Selain itu, saat berolahraga sepak bola, kita cenderung berlari kencang di atas rumput sehingga meningkatkan resiko terpeleset ataupun jatuh. Karena itulah, sol sepatu sepak bola memiliki kancing yang berfungsi meningkatkan cengkraman. Kancing ini biasanya dapat dilepas dan terbuat dari tiga bahan, yakni plastik, karet, atau logam. Bentuk kancingnya pun ada tiga, yakni kerucut, runcing, dan berdasar keras. 


Sepatu Tenis

 

Gerakan pada olahraga tenis banyak melibatkan gerakan ke samping sehingga membutuhkan tingkat stabilitas yang baik. Karena itulah, sol sepatu tenis memiliki permukaan yang lebih halus dan datar, jika dibandingkan dengan sepatu basket. Sol yang halus ini dibuat agar lebih leluasa dalam bergerak dan sepatu tidak menempel saat bergesekan dengan lantai. Umumnya, sepatu tenis didesain untuk lapangan indoor sehingga cenderung ringan dan fleksibel. 



Sepatu Golf

 

Sol sepatu golf memiliki penyerapan benturan yang minimum dan kurang fleksibel jika dibandingkan dengan sepatu basket atau sepatu lari. Jenis sol sepatunya ada yang terdiri dari paku logam, paku lembut, atau tanpa paku sama sekali. Jenis sol paku logam biasanya dilarang karena dapat merusak arena hijau. Sementara, sepatu dengan paku lembut memiliki cengkraman yang medium. 


Sepatu Gunung

 

Mendaki merupakan salah satu aktivitas fisik yang semakin populer dilakukan, terutama sejak suksesnya film 5CM. Karena medan bebatuan yang perlu didaki, sol sepatu gunung didesain untuk mengatasi permukaan yang kasar. Sol sepatunya kebanyakan terbuat dari karet dengan pola dan kedalaman yang berbeda-beda. Sol yang dalam cenderung memiliki daya cengkram lebih kuat jika dipijak di atas tanah. Sebaliknya, sol yang tidak dalam dan berjarak memiliki daya cengkram yang kurang kuat. Sol sepatu gunung ini pun bisa disebut yang paling kokoh di antara sepatu olahraga lain.


Sepatu Aerobik

 

Untuk aktivitas aerobik, sepatu yang digunakan haruslah fleksibel. Sepatu aerobik harus mampu menopang dan menjadi bantalan bagi kaki ketika bergerak sehingga dapat meminimalisir benturan dan resiko cedera. 


Sepatu Lari

 

Sepatu lari memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi guna mendukung kaki untuk menekuk setiap kali melangkah. Meski fleksibel, sepatu lari ini tidak cocok digunakan di olahraga tenis yang melibatkan gerakan ke samping. Hingga kini, sepatu lari terus berkembang di pasaran. Bahkan, sol sepatu yang minimalis, yakni dengan ketebalan hanya 3 mm menjadi sebuah tren baru. 

Jadi, dalam memilih sepatu olahraga, kita perlu menentukan jenis olahraganya terlebih dahulu. Dengan begitu, kita bisa menentukan apa yang menjadi kebutuhan kaki saat berolahraga. Sepatu yang tidak sesuai fungsinya akan membuat kaki tidak nyaman dan meningkatkan resiko cedera. Kita pun perlu memerhatikan ukuran dan bentuk sepatunya agar sesuai dengan kaki kita. Nah, jika kamu sedang mencari sepatu lari yang ringan desain yang keren, kamu bisa coba gunakan FITS Phantom. Ia akan memberikan kamu kenyamanan melalui solnya yang empuk dan tingkat fleksibilitas yang tinggi.