Blog

Image

Lemak dan Kalori: Apakah Perbedaannya?

November 26th, 2020

sfidnfits.com - Makanan rendah lemak adalah hal yang seringkali menjadi fokus perhatian saat menurunkan berat badan. Namun, Anda juga perlu memperhatikan kalori yang dikonsumsi. Masih ada sebagian orang yang menganggap lemak dan kalori adalah dua hal yang sama. Namun, jika ingin diet, sebaiknya ketahui perbedaan antara lemak dan kalori. 



Apa Itu Lemak dan Kalori?


Lemak adalah salah satu nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh dan berperan penting bagi metabolisme. Lemak merupakan salah satu dari enam nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Kelima nutrisi lainnya adalah karbohidrat, protein, mineral, vitamin, dan air. Keenam nutrisi tersebut mengandung kalori. 

Setiap gram karbohidrat dan protein menghasilkan 4 kalori/gram. Sementara itu, tiap gram lemak mengandung 9 kalori. Kalori adalah satuan pengukuran, seperti satu sendok makan atau sendok teh. Ukuran tersebut bertujuan untuk menunjukkan jumlah energi yang dilepaskan saat mencerna makanan. 

Semakin banyak kalori yang dihasilkan oleh makanan, semakin banyak pula energi yang bisa Anda dapatkan. Jika kalori yang Anda konsumsi lebih banyak dari yang dibutuhkan, tubuh akan menyimpan kalori ekstra sebagai lemak tubuh. Meskipun makanan tersebut rendah lemak, kalori akan tetap disimpan sebagai lemak tubuh jika kebutuhan kalori telah tercukupi. 



Lemak lebih sering mendapat perhatian dibandingkan kalori karena beberapa sebab. Lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau dikenal sebagai kolesterol jahat dalam darah. Kolesterol LDL yang tinggi dapat meningkatkan faktor risiko penyakit jantung dan stroke. Lemak memiliki kalori dua kali lebih banyak per gramnya daripada karbohidrat dan protein. Anda bisa makan karbohidrat atau protein dua kali lebih banyak dari lemak untuk jumlah kalori yang sama. 

Konsumsi makanan tinggi lemak memang dapat menyebabkan penambahan berat badan. Namun, melakukan pembatasan konsumsi lemak bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan. Anda juga harus memperhatikan total kalori dari makanan yang dikonsumsi. Hal itu disebabkan kalori lebih berpengaruh terhadap peningkatan berat badan dibandingkan lemak. 

Untuk menurunkan berat badan, Anda tak cukup hanya dengan memperhatikan jumlah konsumsi lemak. Anda perlu melakukan defisit kalori. Hal yang bisa Anda lakukan untuk defisit kalori adalah menghitung jumlah asupan makanan dan berolahraga. 

Jumlah kalori yang dibutuhkan manusia adalah 2.250—2.725 kkal setiap harinya. Sementara itu, Institute of Medicine dan American Heart Association merekomendasikan untuk konsumsi lemak sekitar 23—35% dari jumlah kalori. 




Bagaimana Cara Mengetahui Total Lemak dan Kalori dalam Makanan?


Untuk mengetahui jumlah lemak dan kalori dalam makanan, Anda bisa membaca label nutrisi pada kemasan makanan. Label nutrisi akan membantu Anda menghitung total kalori dan nutrisi dari asupan makanan tersebut. Selain itu, jumlah lemak dan kalori dalam makanan juga dapat ditemukan secara online atau dihitung dengan menggunakan aplikasi dalam smartphone


Kesimpulan


Lemak adalah nutrisi yang terdapat dalam makanan. Sementara itu, kalori adalah energi yang terkandung dari total nutrisi makanan yang dikonsumsi manusia. Untuk menurunkan berat badan, sebaiknya Anda lebih memperhatikan jumlah asupan kalori. Selain itu, lakukan pula olahraga rutin. 





Jika Anda sedang mencari perlengkapan olahraga, perlengkapan fitness, perlengkapan yoga, ataupun perlengkapan olahraga yang bisa dipakai dirumah tanpa perlu datang ke gym, FITS adalah solusi terbaik pilihan Anda. FITS menyediakan perlengkapan olahraga terlengkap dengan kualitas original dan harga terbaik.

Anda bisa mendapatkan semua produk FITS di e-commerce favorit Anda secara online maupun langsung belanja di toko offline FITS. Tap atau klik SHOP NOW pada banner dibawah ini dan mulailah pengalaman olahraga lebih baik bersama FITS!





Official E-Commerce

Temukan produk resmi SFIDNFITS di toko online berikut ini