Blog

Info
Image

Tahukah Kamu? Ternyata Lapangan Tenis ada 4 Jenis, Lho!

November 28th, 2019

sfidnfits.com - Salah satu elemen terpenting dari permainan tenis adalah lapangan tenis. Tentunya kita akan sangat kesulitan dalam melakukan olahraga tenis jika tidak ada lapangan. Berdasarkan kategorinya, lapangan tenis bisa dibedakan menjadi dua, yaitu lapangan indoor, dan outdoor. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sedangkan berdasarkan material yang digunakan, lapangan tenis terbagi menjadi 4 jenis lapangan. Apa saja itu? Berikut penjelasannya.

 

1. Lapangan Tenis Rumput (Grass Court)


Sama seperti namanya, lapangan ini ditanami dengan rerumputan pada tanahnya yang keras agar memiliki daya pantulan yang maksimal. Pantulan bola dari lapangan ataupun dari raket tenis akan menjadi lebih cepat di lapangan ini. Bola tenis akan meluncur dengan lebih cepat walau dengan hanya sidikit saja efek pantulan. Sayangnya, lapangan tenis ini masih sulit ditemui karena sulit dan mahalnya perawatan rumput pada lapangan ini.

 

2. Lapangan Semen (Hard Court)


Lapangan jenis ini merupakan jenis lapangan tenis yang paling terkenal dan mudah ditemui. Lapangan ini pada umumnya terbuat dari semen dan campuran pasir ataupun aspal. Lapangan jenis ini memiliki karakteristik laju bula yang sedang-cepat, tergantung bahan pembuatannya. Lapangan tenis yang terbuat dari semen dilaporkan memiliki karakteristik laju bola yang lebih cepat daripada lapangan yang terbuat dari pasir ataupun aspal. Di luar negeri, saat ini beberapa lapangannya bahkan ada yang terbuat dari bahan sintetis guna melapisi lapangan, seperti bahan Deco Turf pada lapangan Flushing Meadows Venue.

 

3. Lapangan Tanah Liat (Clay Court)


Lapangan jenis ini terbilang cukup unik karena terbuat dari serpihan tanah liat atau pasiran batu bata yang telah dihancurkan. Lapangan ini ditujukan untuk para pemain atau permainan tenis yang suka dengan permainan rally yang panjang, kenapa? karena karakteristik dari lapanan ini akan membuat bola bergulir agak lambat.

 

4. Lapangan dalam Ruangan (Indoor)


Lapangan tenis indoor di Indonesia pada umumnya berjenis lapangan yang terbuat dari semen, meskipun ada juga beberapa yang terbuat dari tanah liat. Di Eropa dan Amerika, umumnya lapangan indoor dilapisi lagi dengan karpet berbahan sintetis. Berdasarkan keterangan Internantional Tennis Federation lapangan karpet tersebut terbuat dari  bahan dasar karet, namun beberapa juga ada yang menggunakan semacam rumput sintetis.

 

Itulah ke 4 jenis lapangan tenis yang harus kalian ketahui. Jenis lapangan tenis tersebut mampu memengaruhi permainan para petenis. Para petenis yang memang sudah terbiasa bermain di karakteristik lapangan lambat tidak akan mampu memantulkan pukulannya secara efektid di lapangan cepat, begitupun sebaliknya. Selain lapangan, berbagai hal lainnya yang memengaruhi permainan petenis adalah, raket yang digunakan, sepatu, pakaian, dan aksesoris lainnya yang melekat pada petenis. Jika Anda adalah salah satu petenis atau baru ingin menggeluti cabang olahraga ini, maka perhatikanlah hal tersebut, khususnya sepatu yang Anda kenakan saat bermain. Disarankan untuk mengenakan sepatu yang mampu membantu pergerakan Anda seperti sepatu Fits Pro. Sepatu ini memiliki bantalan insole yang empuk dan nyaman, serta sole sepatu yang mampu membantu pergerakan Anda dengan lincah di atas lapangan. Jadi, tunggu apa lagi? Ambil raket tenis Anda dan gunakan Fits Pro sekarang juga.