Blog

Image

Hati-Hati, Salah Pilih Matras Yoga Bisa Berbahaya Untuk Kesehatan, Lho!

July 8th, 2020

sfidnfits.com – Detail adalah suatu hal yang penting dalam melakukan apapun, termasuk latihan yoga. Latihan yoga memiliki beberapa tujuan utama, seperti untuk meningkatkan kepercayaan diri serta membuat tubuh menjadi lebih rileks. Walaupun matras adalah salah satu alat perlengkapan alternatif dalam melakukan yoga, namun pada umumnya orang akan lebih memilih untuk latihan menggunakan matras agar lebih nyaman dan melindungi diri dari permukaan lantai atau tanah yang kasar. Menggunakan matras lain selain matras khusus yoga, salah ukuran matras, atau matras yang bisa membuat Anda malas dalam melakukan latihan yoga, bisa membuat Anda kesulitan dalam melepaskan segala beban dan melakukan latihan yoga. Alih-alih ingin mendapatkan tubuh yang lebih sehat, Anda justru berisiko terkena beberapa masalah kesehatan yang berbahaya. Lantas, bagaimana solusinya? Baca artikel ini hingga selesai.

 

Mengenal Material Matras Yoga


Terdapat beberapa material bahan yang sering digunakan dalam pembuatan matras yoga. Setiap matras memiliki beragam fitur yang berbeda. Salah memilih matras yoga akan sangat memengaruhi proses dan hasil latihan Anda, bahkan risiko cedera dan terkena masalah kesehatan lainpun bisa meningkat. Berikut ini adalah tiga material bahan matras yoga yang paling sering digunakan. Cobalah Anda perhatikan dengan lebih teliti lagi setiap kelebihan dan kekurangan dari ketiganya.

 

1. PVC (Polyvinyl Chloride)

Matras dengan bahan PVC merupakan matras yang paling banyak dijual karena harganya yang sangat terjangkau dan memiliki banyak variasi warna. Matras ini paling banyak dipilih oleh para pemula. Walaupun begitu, matras ini diklaim sangat buruk oleh berbagai komunitas yoga dunia, karena beberapa penelitian melaporkan bahwa matras dengan material PVC memiliki sifat karsinogen. Selain itu, matras ini juga akan sulit terurai sehingga menjadi tidak ramah lingkungan. Hal ini sangat penting mengingat jika matras Anda sudah tidak layak pakai, maka Anda pasti akan membuangnya. Sifat bahan PVC juga dikenal rentan pada air, oleh karena itu bahan ini tidak bisa di cuci menggunakan air. Bahan PVC jg mempunyai bau yang sangat khas, terutama saat Anda baru pertama kali membelinya. Bahan ini pun telah terbukti beracun, sehingga sangat berbahaya jika terkena permukaan kulit Anda.

 

2. NBR (Nitrile Butadiene Rubber)

Material matras ini sangat terkenal karena memiliki tingkat elastisitas yang baik dan juga tahan lama. Permukaan matrasnya pun sangat tahan terhadap berbagai goresan atau gesekan sehingga tidak membuatnya cepat aus, bahkan jika digunakan untuk latihan yang intens sekalipun. Matras ini sangat sesuai sekali untuk penggunaan jangka panjang, oleh karena itu beberapa brand ada yang menjualnya dengan harga tinggi.

 

3. TPE (Thermoplastic Elastomer)

Material ini sangat ramah lingkungan karena diklaim mampu didaur ulang dan tidak menghasilkan dioksin ketika dibakar. Selain itu, material ini juga memiliki banyak fitur, seperti anti-slip, lebih ringan, dan kerasnya lantaipun tidak akan bisa Anda rasakan walau matrasnya tipis. Matras ini juga tidak menghasilkan bau tak sedap, sehingga sangat cocok sekali untuk Anda yang sensitif pada bau.

 

Mengetahui Ketebalan Matras


Matras yoga mempunyai ketebalan yang berbeda-beda, antara 1 – 15 mm, atau mulai dari matras tipis hingga matras tebal yang bisanya digunakan untuk latihan pilates. Matras paling tipis biasa digunakan untuk yogi yang senang berpergian karena bobotnya ringan dan mobilitasnya pun tinggi. Matras ini juga lebih mudah diangkut dan biasanya dilengkapi dengan tali agar bisa lebih mudah di bawa. Pada umumnya, terdapat dua tingkat ketebalan matras yoga, yaitu:

 

- Matras Standar (4mm)

Matras ini memiliki tingkat ketebalan yang sangat umum dan paling banyak dtemukan. Matras ini mampiu menyerap tumbukan serta membantu melindungi segala sendi tubuh Anda. Matras ini juga terkenal akan fiturnya yang tidak mudah tergelincir atau anti-slip sehingga sangat cocok digunakan untuk semua jenis latihan yoga.



 

- Matras Tebal (6mm)

Hampir sama dengan ketebalan matras standar, matras ini lebih cocok digunakan untuk melakukan pose yoga yang lebih intensif dan juga dinamis. Matras ini mampu menawarkan rasa nyaman yang lebih, bagus untuk gerakan berbaring, dan juga masih sesuai jika digunakan untuk pose latihan yoga ringan. Tapi karena ukurannya yang agak besar, maka matras ini kurang sesuai jika dibawa berpergian dan lebih cocok untuk digunakan di rumah.

 

Bagaimana jika ketebalan matras lebih dari 6 mm? sebenarnya matras dengan ketebalan tersebut terlalu tebal untuk latihan yoga karena matras tersebut tidak akan mampu memberikan kestabilan yang cukup saat melakukan pose duduk dan berdiri. Jadi, tentukanlah tempat dimana Anda ingin melakukan latihan yoga dan sesuaikan dengan matras yoga nya. Jika Anda tidak bisa menyesuaikannya, maka kemungkinan cidera yang berbahaya bisa semakin besar.

 

Kesimpulan

Hindari penggunaan matras camping atau matras pilates, karena masih banyak pilihan matras lain yang sesuai untuk latihan yoga. Pertimbangkan juga ketebalan dan ukuran matras yoga yang variatif tergantung pada jenis latihan yoga apa yang Anda akan lakukan. Untuk Anda yang masih pemula, Anda masih bisa membeli yoga dengan harga yang terjangkau, namun tetap hindari penggunaan matras berbahan PVC karena masih ada banyak matras lain yang menggunakan bahan alami. Coba konsultasikan dengan instruktur yoga Anda perihal matras mana yang cocok untuk Anda gunakan.