Blog

Info
Image

Catat! Selain Tugu 0 KM Indonesia, Ini 7 Wisata Terbaik Di Sabang

September 23rd, 2019

sfidnfits.com - Kita tentu sudah mengetahui bahwa Sabang adalah kota paling barat yang ada di Indonesia, karena kita hapal betul lagu nasional “dari sabang sampai merauke”. Sebenarnya kota ini masuk ke dalam provinsi Aceh secara administratif, namun secara geografis kota ini masuk ke dalam Pulau Weh. Kota Sabang memiliki jejeran pulau kecil yang banyak tersebar di utara dan barat dan Pulau Weh seolah menjadi induk kepulauan tersebut karena ukurannya yang lebuh besar.

Kota Sabang terkenal dengan tugu 0 km nya Indonesia dan kota inipun memiki banyak panorama pantai yang indah. Sabang sering dijadikan tuan rumah untuk beberapa festival tertentu seperti Sail Sabang 2017 atau Sabang Marine Festival April 2018. Bahkan saat ini, sabang memiliki suatu acara bernama Sabang Yacht Club yang terhubung dengan Yacht Club Asia Tenggara.  Selain itu, ada wisata apa lagi sih di Sabang? Berikut ulasannya.

7 Wisata Terbaik di Sabang


1. Pantai Iboih


Pantai ini sering disebut-sebut sebagai ikonnya Kota Sabang. Berjarak kurang lebih 30 menit dari kota sabang, ombak pantainya yang tenang sangat cocok untuk bersantai-santai. Dunia bawah laitnya yang cantik juga tidak boleh Anda lewati begitu saja. Di pantai ini juga tersedia banyak penginapan, jadi Anda tidak perlu khawatir lagi jika ingin berlama-lama menikmati indahnya pantai ini.


2. Pantai Sumur Tiga


Di bagian timur kota sabang, ada sebuah pantai yang sering dijadikan objek favorit bagi setiap orang yang ingin menikmati cahaya matahari terbit, atau sunrise. Dengan pasir putih dan air pantainya yang jernih akan membuat Anda ingin berlama-lama di pulau ini. Di namakan sebagai sumur tiga karena sejarahnya yang memilki tiga sumur air tawar yang katanya ada di kawasan pantai ini. Kamu juga bisa bersantai-santai dan menghabiskan waktu di beberapa warung yang ada di sepanjang area pantai ini.


3. Pantai Anoi Itam


Jika pasir pantai pada umumnya adalah berwarna putih, maka pantai pasir ini memiliki warna hitam. Kenapa bisa hitam? Karena pasir tersebut berasal dari letusan gunung berapi di Pulau Weh. Terlepas dari hal tersebut, masyarakat di sana percaya bahwa pasir ini mampu menyembuhkan penyakit kulit. Hitamnya pasir pantai ini adalah sesuatu yang mungkin tidak akan bisa kamu temukan di pantai-pantai lainnya.


4. Danau Aneuk Laot


Danau ini menjadi danau terbesar di Pulau Weh dan merupakan suatu sumber air tawar untuk masyarakat di Kota Sabang. Kamu bisa melakukan berbagai kegiatan menyenangkan disini, seperti bersantai di pinggir danau, kayaking, atau menikmati indahnya gunung merapi dari kejauhan.


5. Air Terjun Pria Laot


Terletak di area hutan yang sejuk, spot air terjun ini sangat menarik dan asri untuk di kunjungi. Kedalaman kolamnya juga hanya berkisar antara 1,5 hingga 2 meter saja. Jadi, kamu masih bisa berenang disini sepuas-puasnya. Adanya spesies ikan bulan di kolam ini juga membuat kegiatan berendam semakin asik, karena Anda akan merasakan sensasi seperti tergelitik ikan tersebut. Ikan bulan merupakan ikan yang biasanya di jadikan sebagai ikan terapi untuk mereka yang memiliki masalah kesehatan.


6. Gua Sarang


Sering disebut sebagai Raja Ampatnya Kota Sabang, gua ini sebenarnya adalah sarang burung walet. Gua ini berlokasi di kaki tebing dan suatu perbukitan hutan lindung. Gua ini mampu berdiri diatas lautan Pulau Weh secara kokoh dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Pemandangan di pulau ini dijamin tidak akan bisa Anda lupakan dengan mudah.


7. Pantai Ujung Kareung


Selain bermain pasir di pantai, Anda juga bisa menikmati tumpukan bebatuan karang yang berdiri megah seperti mahkota, lho. Bahkan untuk Anda yang suka memacu adrenalin, Anda bisa terjun bebas dari atas batu karang ini. Anda juga tidak perlu khwatir akan keamanannya, karena air di bawah karang ini memiliki kedalaman 4 hingga 5 meter.

Itulah ke tujuh destinasi wisata di Kota Sabang selain Tugu 0 km Indonesia yang bisa kamu kunjungi. Sebenarnya, masih terdapat banyak sekali destinasi wisata di ujung paling barat Nusantara ini, di lain kesempatan mungkin akan kami bahas kembali. Terimakasih, semoga berguna.