Blog

Image

6 Tips Menyimpan Daging Agar Lebih Awet Saat #dirumahaja

April 22nd, 2020

sfidnfits.com – Berbagai kegiatan baru saat #dirumahaja, seperti memasak, memang sangatlah menyenangkan. Selain mampu mengontrol segala asupan makanan, memasak juga bisa membuat kita lebih kreatif karena memiliki banyak waktu dalam meracik segala resep yang sebelumnya belum pernah di coba. Agar tidak bosan mengonsumsi makanan yang sama setiap hari, Anda bisa menyimpan stok daging di lemari pendingin agar nanti bisa mencoba membuat steak bersama keluarga di rumah. Untuk Anda yang ingin menyimpan stok daging, tips sederhana ini bisa membuat daging yang Anda simpan di lemari pendingin menjadi lebih awet dan tahan lama.

 

1. Jangan Cuci Dagingnya

 

Jika Anda membeli daging di supermarket atau mall, daging yang mereka jual biasanya sudah bersih dan Anda hanya tinggal menyimpannya saja. Namun jika Anda membelinya di pasar tradisional, maka Anda harus membersihkan daging tersebut. Tapi, Anda cukup membersihkannya dengan kondisi tangan yang sudah bersih, lalu membuang kotoran dan lendir yang terdapat pada daging, bukan dengan cara mencuci daging tersebut. Karena faktanya, daging akan bisa lebih awet dan terhindar dari beragam bakteri penyebab busuk jika dibersihkan dengan cara ini.

 

2. Keringkan Daging Sebelum Disimpan di Lemari Pendingin

 

Setelah Anda selesai membersihkan daging, maka keringkanlah daging tersebut terlebih dahulu. Karena daging yang basah mampu menyimpan berbagai bakteri berbahaya untuk tubuh dan berkembang. Anda bisa mengeringkannya menggunakan tisu dapur atau tisu lain yang kasar. Tisu mampu menyerap air yang terdapat pada daging hingga ke permukaan daging.

 

3. Potonglah Daging Kedalam Beberapa Bagian

 

Agar daging yang akan Anda simpan mampu awet dan tahan lama, disarankan Anda bisa memisahkan daging dan memotongnya menjadi beberapa bagian. Jika Anda ingin mengolah daging tersebut, maka Anda hanya perlu memotong daging sebanyak yang diperlukan, dan sisanya bisa Anda simpan kembali di lemari pendingin. Dengan begitu, Anda bisa meminimalisir adanya bakteri berbahaya yang menempel pada daging karena sering di ambil dan di masukan dalam lemari pendingin.

 

4. Gunakanlah Plastik yang Memiliki Penutup untuk Memotong Daging

 

Jika Anda sudah memotong daging menjadi beberapa bagian, selanjutnya Anda hanya perlu memasukannya ke dalam beberapa plastik secara terpisah. Disarankan agar Anda menggunakan plastik penutup atau plastik zip yang kedap udara, sehingga kadar kelembaban di dalamnya bisa terjaga. Alternatif lain jika tidak ada plastik zip, Anda bisa menggunakan alumunium foil.

 

5. Jangan Campur Daging dengan Jenis Daging Lainnya

 

Daging ikan, ayam dan sapi memiliki umur penyimpanan yang berbeda. Jika Anda mencampur daging tersebut dalam satu tempat, maka akan membuat daging menjadi rusak. Selain itu, rasa dan aroma pada daging pun akan menjadi tidak enak. Oleh karena itu, pisahkanlah daging berdasarkan jenis dan tanggal Anda membeli daging tersebut.

 

6. Umur Penyimpanan Daging Berkisar Antara 6-12 Bulan

 

Berdasarkan pernyataan yang dirilis oleh U.S. Food and Drug Administration (FDA), daging sapi potong memiliki umur penyimpanan antara 6-12 bulan di dalam lemari pendingin. Disisi lain, daging giling ternyata hanya berumur 3-4 bulan saja jika di simpan di lemari pendingin. Oleh karenanya, disarankan agar Anda mampu menghabiskan simpanan daging sebelum umur penyimpanannya habis.

 



Itulah 6 cara mudah dalam menyimpan stok daging saat Anda harus #dirumahaja. Semoga bisa lebih membantu, terima kasih.